Rumah Sakit Advent Palangkaraya

Peresmian Rumah sakit Advent telah dilaksanakan pada tanggal 20 Maret 2023 di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Dalam acara ini dihadiri oleh Walikota Palangkaraya Bpk Fairid Nafarin SE, Ketua Divisi Pdt Roger O. Caderma serta Pdt W. Mandolang,Ketua UNI Pdt Sugih Sitorus, Ketua Konfrens dan Daerah, Pimpinan Lembaga, Pendeta dan Jemaat dari seluruh Daerah Kalimantan Kawasan Timur.

Penandatanganan Prasasti ditanda tangani oleh Walikota Palangkaraya Bpk Fairid Nafarin SE, Ketua Divisi Pdt Roger O. Caderma serta Ketua UIKB Pdt Sugih Sitorus. Penyerahan kunci masuk diberikan oleh PT Mukhti Adhi Sejahtera kepada ketua Yayasan Rumah Sakit Advent Palangkaraya Dr Roy D. Sarumpaet.

Sejarah Singkat Rumah Sakit Advent Palangkaraya

Gereja, guna mencapai tujuan dan fungsinya menyelenggarakan pendidikan dalam arti seluas-luasnya untuk meningkatkan SDM dan kualitas hidup bagi anggota maupun masyarakat Indonesia, menyelenggarakan pelayanan sosial, pelayanan kesehatan, panti asuhan, panti werda, balai pengobatan dan pelayanan sosial lainnya, GMAHK adalah pemilik atau pembina setiap Rumah Sakit Advent di Indonesia khususnya Palangka Raya, operasionalnya diserahkan kepada masing-masing Pengurus Yayasan dan perangkat-perangkatnya yang telah terbentuk berdasarkan ketentuan peraturan pemerintah dan perundang-undangan yang mengaturnya.

Pertanyaan muncul dari mana asal-usulnya rumah sakit didirikan?

Bilamana mau jujur pasti ada akar dan sumber kemunculannya, oleh seijin Tuhan Yang Maha Kuasa, menghadirkan berbagai sosok para pemimpin- pemimpin organisasi GMAHK Uni Indonesia Kawasan Barat dan lembaga kepanjangan tangan gereja sepakat pada akhir tahun 2014 mendirikan RSAP.

Pada tangan seorang pemimpin selaku tokoh central/utama fungsinya memiliki kewenangan menggerakkan SDM, Perangkat, maupun sumber dana. Sebut saja gagasan awal membangun, mulai dari kepemimpinan bapak Pdt. Dr J.S. Peranginangin, dilanjutkan kepemimpinan bapak Pdt. Wendell W. Mandolang, M.Min eksekusinya tahapan pembangunan fisik secara luas dilanjutkan oleh kepemimpinan bapak Pdt. Sugih Sitorus, M.Min, ketika penulisan sejarah ini diturunkan Pdt S.Sitorus, M.Min tetap menjabat sebagai Ketua Uni Indonesia Kawasan Barat.

Meskipun antara pimpinan tokoh central sesuai periodenya terjadi alih tugas jabatan, tetapi mereka masing-masing telah melakukan bagiannya, sesuai tahap kegiatan saling melengkapi, pada diri mereka visi besar yang awal dicanangkan “Bagaikan Gayung Bersambut Tak Boleh Dibatalkan” tetap dibangun di Bumi Tambun Bungai Tanah Dayak Kalimantan Tengah.

Gagasan bersama disambut dan di dukung penuh dilapangan oleh Officers Yayasan, Pengurus-Pengurus RSAB mulai dari kepemimpinan dibawah Bapak Thomas Trisno, SH., MBA bersama Direktur Bapak Dr. Roy D. Sarumpaet, dr. Sp.THT-KL, MMRS, yang saat ini menjadi Ketua Pengurus Yayasan RS. Advent Bandung, RS. Advent Bandar Lampung, RS. Advent Medan dan RS. Advent Palangka Raya.

Dalam perjalanan menuju ke pembangunan fisik, pimpinan GMAHK Uni Indonesia Kawasan Barat menunjuk Bapak B.F. Sihotang, MBA yang memiliki pengalaman panjang dan matang bekerja pada organisasi Advent di tingkat pusat menjadi Ketua Yayasan RSAB periode 2018-2021, di masa kepemimpinan Bapak B.F. Sihotang, MBA bersama panitia memproses lebih lanjut tahapan-tahapan kegiatan hingga menuju kepada penanda-tanganan kontrak perjanjian kerja dengan pihak pemborong atau rekanan.

Pilihan Membangun di Palangka Raya

Palangka Raya adalah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah, tempat yang terbilang aman dan nyaman. Wajah kota dari waktu ke waktu begitu pesatnya mengalami perubahan infrastruktur berupa jalan dibangun lurus dan lebar, lahan pemukiman berubah menjadi lahan perkotaan, gedung pemerintah, gedung BUMN/BUMD, hotel berbintang, toko-toko bermunculan. Kota Palangka Raya benar-benar menjadi pusat pemerintahan, pusat pendidikan bahkan menjadi pusat kebudayaan pariwisata yang kesemuanya diperkaya dengan ciri-ciri nuansa khas daerah yang begitu indah. Pertumbuhan Kota Palangka Raya sungguh sangat cepat, semakin padatnya daerah pemukiman penduduk yang diakibatkan pertambahan penduduk dari berbagai wilayah di Indonesia. Di sisi lain pertumbuhan ekonomi yang konsisten pada kisaran 4-5% pertahun, masyarakatnya memiliki kesadaran akan kebutuhan hidup sehat, dengan terjadinya peningkatan berbagai sektor pembangunan ditengah masyarakat maka kecenderungannya akan naik, tingkat penyakit dan tingkat kematian di tengah-tengah masyarakat kota.

Lokasi Lahan

Pilihan membangun di Kota Palangka Raya? 60 tahun lalu, negara melalui Gubernur Kalimantan Tengah, Kantor Inspeksi Agraria, Walikota Palangka Raya, telah memberikan sebidang tanah negara bebas kepada semua lembaga keagamaan termasuk denominasi Advent, Komplek TNI/POLRI, pendidikan, kesehatan, rumah pegawai negeri dan berbagai fasilitas umum lainnya. Lahan tidak dibeli, tidak ditebus terkecuali pembayaran biaya administrasi berupa uang roy yang disetor kepada negara melalui KBN (Kantor Bendahara Negara), BRI dan kantor pos waktu itu, dan telah bersertifikat hak milik.

 Perjanjian dengan pemerintah, bahwa tanah Advent hanya boleh digunakan membangun tempat ibadah, pendidikan, kesehatan, panti werda yatim piatu, bukan untuk pribadi-pribadi, bukan dijadikan tempat bisnis- bisnis murni. Luas lokasi yang dipergunakan lebih dari 16.000 m2 terletak pada jalan diponegoro RT.02 RW.5 Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya. Patut diakui, dimaklumi oleh karena keterbatasan dana, agak melambat pemanfaatannya secara luas, sesuai perintah undang- undang agraria nomor 1 / 1961, yang mengatur tentang penggunaan pertanahan.

AnggaranPembangunan

Selaku penyokong utama dana pembangunan, berbagai fasilitas yang diperlukan hingga beroperasional sampai kepada rumah sakit ini dipandang mampu menghidupi dirinya ditanggung oleh Yayasan Rumah Sakit Advent Bandung, sebagai orang tua angkat dari RSAP.

Sumber-sumber lain dana pembangunan melibatkan sumbangan dari donator-donatur yang berjiwa dermawan tanpa mengikat. Sumbangsih mereka dimulai dari Rp.100.000,- ; Rp.500.000,- ; Rp.1.000.000,- ; Rp.100.000.000,- sampai dengan Rp. 1 miliar lebih.

Kantor-kantor Advent ditingkat Daerah/Konferens, Uni, Lembaga Pendidikan, Kesehatan yang sudah beroperasional diberbagai tempat juga mengulurkan bantuannya, persembahan jemaat dijalankan, para pendeta membagikan penghasilannya, diwilayah tertentu ada yang satu bulan gaji/tahun, ikatan dokter-dokter Advent, dan perawat- perawat diberbagai tempat memberi bantuan, kepanitiaan dibentuk menjalankan gala dinner/malam menghimpun dana di Jakarta, Bandung dan Balikpapan. Dana yang diperoleh disalurkan langsung melalui satu rekening bank kepanitiaan.

Sekecil apapun bantuan yang disampaikan, disambut dengan hati bahagia, sukacita, karena memang bermanfaat untuk penyelesaian pembangunan. Doa dan senyum sekalipun dengan segala ketulusan hati menjadi sangat berharga dan direspon oleh panitia.

Sekilas Pandang Perijinan

Mendirikan Perumahsakitan Bukan Juga Terbilang Mudah Dan Sederhana, Akan Tetapi Tidak Rumit Dan Sulit, Karena Undang-Undang, Permenkes, Dan Peraturan Daerah Telah Memfasilitasnya Sebelum Membangun.

Komitmen Para Pemimpin Organisasi Advent, Selaku Pencetus Atau Penggagas Pendiriannya, Harus Tunduk Kepada Aturan-Aturan Yang Telah Ditetapkan Oleh Pemerintah Pusat Dan Daerah Terkait Berbagai Perijinan, Tidak Akan Membangun Fisik Sebelum Semuanya Terproses. Mengikuti Semua Peraturan Akan Menjadi Payung Hukum Dikemudian Hari Dan Aman Dalam Perjalanannya.

Perijinan Melibatkan Unsur Masyarakat Akar Rumput, Rt/Rw, Pemerintah Kota, Provinsi, Seperti Dinas Kesehatan, Perhubungan, Lingkungan Hidup, Perijinan Terpadu Satu Pintu, Pupr Dinas Pu, Bpn Kota Palangka Raya, Satpol Pp, Kepolisian, Semua Surat Keputusan Dikeluarkan Bermuara Pada Tanda Tangan Gubernur Kalimantan Tengah Dan Walikota Palangka Raya.

Berbagai Perijinan Yang Dikeluarkan Hanyalah Tangan Tuhan Yang Maha Kuasa Menggerakkan Hati, Tangan, Masyarakat Akar Rumput Serta Berbagai Unsur Pemerintahan Kota Palangka Raya Dan Provinsi Kalimantan Tengah Sehingga Boleh Menorehkan Tanda Tangannya Secara Murni Tanpa Embel- Embel Lain. Semoga Kebaikan Mereka Tuhan Saja Yang Mampu Membalasnya.

Sekilas Mulai Pembangunan Fisik

Tanggal 15 September 2021 Melalui Keputusan Bersama, Terjadilah Penandatanganan Kontrak, Disebut Dengan Surat Perjanjian Kerjasama Antara Ketua Yayasan Rumah Sakit Bandung Selaku Ketua Pembangunan Rsap, Bapak B.F Sihotang Mba, Dengan Pihak Pemborong/Rekanan Yaitu Bapak Ir Samuel Wahyudi Direktur Pt. Mukti Adhi Sejahtera Yang Beralamat Di Surabaya. Seorang Pemborong Yang Memiliki Perjalanan Panjang Dan Berpengalaman Membangun Gedung-Gedung Bertingkat Di Surabaya, Bali Dan Makasar.

Sedangkan gedung RSAP hanya ada dua tingkat saja. Konsultan perencana dipercayakan kepada Ibu Novita Pahlevi, Pin.ST.MT Direktur CV Polygons Malang. Sepuluh hari setelah penandatanganan kontrak kerja bulan september 2021. Alat- alat berat, bahan-bahan bangunan sudah mulai berada di lokasi pembangunan, demikian juga para tukang yang bekerja sebagian didatangkan dari luar kota Palangka Raya, berkolaborasi/bergabung dengan tukang lokal yang berdomisili di Kota Palangka Raya dengan jumlah mencapai 60 orang pekerja, bahan bangunan sebagian besar di beli dari Palangka Raya.

Pembangunan berlangsung dalam jangka waktu 1,5 tahun, para tukang berbelanja, membeli makanan, sebagian besar dibeli disekitar pembangunan rumah sakit ini, bahkan saat ini maupun kedepan RSAP tidak ada menyediakan kantin khusus, panitia sepakat dipersilakan para karyawan rumah sakit maupun keluarga-keluarga pasien boleh berbelanja di tempat lain atau disekitar rumah sakit ini, telah cukup tersedia berbagai pilihan jenis makanan yang menyehatkan.

Demikian sejarah pembangunan Rumah Sakit Advent Palangka Raya-Kalimantan Tengah.

Laporan dari : Pdt Rio Sitepu, Dir. Komunikasi Kalimantan Timur

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *